Minggu, 17 Juni 2012
Sabtu, 16 Juli 2011
Teknik Pencarian Dengan GOOGLE
Meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih.
Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search dan Advanced Search. Basic Search adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.

Sedangkan Advanced Search menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.

Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan Advanced Search. Dengan kata lain kita harus memasukannya query di form pencarian di Basic Search langsung. Nah permainan query dan operator pencarian ini yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini.
FITUR PENCARIAN DASAR
AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:
ukiran jepara
ukiran AND jepara
ukiran+jepara
OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:
tahu OR tempe
tahu | tempe
FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:
“perangkat lunak”
NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata ikan tapi bukan bandeng.
ikan -bandeng
SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.
~car
ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas, dsb
ayam * pedas
TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb
ko.i
CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, romi satria wahono, Romi Satria Wahono, atau RoMi SaTrIA waHoNo akan membawa hasil pencarian yang sama
PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: Star Wars Episode +I), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “Star Wars Episode I”)
I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita
FITUR PENCARIAN LANJUT
DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber
define:e-learning
CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs ilmukomputer.com yang ada di indeks Google.
cache:ilmukomputer.com php
LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com
link:ilmukomputer.com
RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs
related:romisatriawahono.net
INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs
info:romisatriawahono.net
SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk
FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword software engineering
software engineering filetype:pdf
ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java programming. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.
allintitle:java programming
INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
intitle:java enterprise
ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan programming. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.
allinurl:java programming
INURL: Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
inurl:java enterprise
Pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut.
Dewasa ini permainan query pencarian Google banyak digunakan para hacker dan cracker untuk mencari berbagai informasi, file, dan konfigurasi yang memiliki lubang keamanan. Aktifitas ini terkenal dengan sebutan Google Hacking. Kapan-kapan kita bahas tentang yang satu ini, setelah kita mahir bermain-main dengan berbagai operator pencarian Google.
Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search dan Advanced Search. Basic Search adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.

Sedangkan Advanced Search menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.

Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan Advanced Search. Dengan kata lain kita harus memasukannya query di form pencarian di Basic Search langsung. Nah permainan query dan operator pencarian ini yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini.
FITUR PENCARIAN DASAR
AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:
ukiran jepara
ukiran AND jepara
ukiran+jepara
OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:
tahu OR tempe
tahu | tempe
FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:
“perangkat lunak”
NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata ikan tapi bukan bandeng.
ikan -bandeng
SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.
~car
ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas, dsb
ayam * pedas
TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb
ko.i
CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, romi satria wahono, Romi Satria Wahono, atau RoMi SaTrIA waHoNo akan membawa hasil pencarian yang sama
PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: Star Wars Episode +I), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “Star Wars Episode I”)
I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita
FITUR PENCARIAN LANJUT
DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber
define:e-learning
CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs ilmukomputer.com yang ada di indeks Google.
cache:ilmukomputer.com php
LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com
link:ilmukomputer.com
RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs
related:romisatriawahono.net
INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs
info:romisatriawahono.net
SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk
FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword software engineering
software engineering filetype:pdf
ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java programming. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.
allintitle:java programming
INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
intitle:java enterprise
ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan programming. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.
allinurl:java programming
INURL: Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
inurl:java enterprise
Pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut.
Dewasa ini permainan query pencarian Google banyak digunakan para hacker dan cracker untuk mencari berbagai informasi, file, dan konfigurasi yang memiliki lubang keamanan. Aktifitas ini terkenal dengan sebutan Google Hacking. Kapan-kapan kita bahas tentang yang satu ini, setelah kita mahir bermain-main dengan berbagai operator pencarian Google.
Rabu, 13 April 2011
Mengelola Ketidaksetujuan Terhadap Hasil Syuro

Oleh Anis Matta*
RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas masalah yang satu ini. Apa yang harus kita lakukan seandainya tidak menyetujui hasil syuro? Bagaimana "mengelola" ketidaksetujuan itu?
Kenyataan seperti ini akan kita temukan dalam perjalanan dakwah dan pergerakan kita. Dan itu lumrah saja. Karena, merupakan implikasi dari fakta yang lebih besar, yaitu adanya perbedaan pendapat yang menjadi ciri kehidupan majemuk.
Kita semua hadir dan berpartisipasi dalam dakwah ini dengan latar belakang sosial dan keluarga yang berbeda, tingkat pengetahuan yang berbeda, tingkat kematangan tarbawi yang berbeda. Walaupun proses tarbawi berusaha menyamakan cara berpikir kita sebagai dai dengan meletakkan manhaj dakwah yang jelas, namun dinamika personal, organisasi, dan lingkungan strategis dakwah tetap saja akan menyisakan celah bagi semua kemungkinan perbedaan.
Di sinilah kita memperoleh "pengalaman keikhlasan" yang baru. Tunduk dan patuh pada sesuatu yang tidak kita setujui. Dan, taat dalam keadaan terpaksa bukanlah pekerjaan mudah. Itulah cobaan keikhlasan yang paling berat di sepanjang jalan dakwah dan dalam keseluruhan pengalaman spiritual kita sebagai dai. Banyak yang berguguran dari jalan dakwah, salah satunya karena mereka gagal mengelola ketidaksetujuannya terhadap hasil syuro.
Jadi, apa yang harus kita lakukan seandainya suatu saat kita menjalani "pengalaman keikhlasan" seperti itu? Pertama, marilah kita bertanya kembali kepada diri kita, apakah pendapat kita telah terbentuk melalui suatu "upaya ilmiah" seperti kajian perenungan, pengalaman lapangan yang mendalam sehingga kita punya landasan yang kuat untuk mempertahankannya? Kita harus membedakan secara ketat antara pendapat yang lahir dari proses ilmiah yang sistematis dengan pendapat yang sebenarnya merupakan sekedar "lintasan pikiran" yang muncul dalam benak kita selama rapat berlangsung.
Seadainya pendapat kita hanya sekedar lintasan pikiran, sebaiknya hindari untuk berpendapat atau hanya untuk sekedar berbicara dalam syuro. Itu kebiasaan yang buruk dalam syuro. Namun, ngotot atas dasar lintasan pikiran adalah kebiasaan yang jauh lebih buruk. Alangkah menyedihkannya menyaksikan para duat yang ngotot mempertahankan pendapatnya tanpa landasan ilmiah yang kokoh.
Tapi, seandainya pendapat kita terbangun melalui proses ilmiah yang intens dan sistematis, mari kita belajar tawadhu. Karena, kaidah yang diwariskan para ulama kepada kita mengatakan, "Pendapat kita memang benar, tapi mungkin salah. Dan pendapat mereka memang salah, tapi mungkin benar."
Kedua, marilah kita bertanya secara jujur kepada diri kita sendiri, apakah pendapat yang kita bela itu merupakan "kebenaran objektif" atau sebenarnya ada "obsesi jiwa" tertentu di dalam diri kita, yang kita sadari atau tidak kita sadari, mendorong kita untuk "ngotot"? Misalnya, ketika kita merasakan perbedaan pendapat sebagai suatu persaingan. Sehingga, ketika pendapat kita ditolak, kita merasakannya sebagai kekalahan. Jadi, yang kita bela adalah "obsesi jiwa" kita. Bukan kebenaran objektif, walaupun —karena faktor setan— kita mengatakannya demikian.
Bila yang kita bela memang obsesi jiwa, kita harus segera berhenti memenangkan gengsi dan hawa nafsu. Segera bertaubat kepada Allah swt. Sebab, itu adalah jebakan setan yang boleh jadi akan mengantar kita kepada pembangkangan dan kemaksiatan. Tapi, seandainya yang kita bela adalah kebenaran objektif dan yakin bahwa kita terbebas dari segala bentuk obsesi jiwa semacam itu, kita harus yakin, syuro pun membela hal yang sama. Sebab, berlaku sabda Rasulullah saw., "Umatku tidak akan pernah bersepakat atas suatu kesesatan." Dengan begitu kita menjadi lega dan tidak perlu ngotot mempertahankan pendapat pribadi kita.
Ketiga, seandainya kita tetap percaya bahwa pendapat kita lebih benar dan pendapat umum yang kemudian menjadi keputusan syuro lebih lemah atau bahkan pilihan yang salah, hendaklah kita percaya mempertahankan kesatuan dan keutuhan shaff jamaah dakwah jauh lebih utama dan lebih penting dari pada sekadar memenangkan sebuah pendapat yang boleh jadi memang lebih benar.
Karena, berkah dan pertolongan hanya turun kepada jamaah yang bersatu padu dan utuh. Kesatuan dan keutuhan shaff jamaah bahkan jauh lebih penting dari kemenangan yang kita raih dalam peperangan. Jadi, seandainya kita kalah perang tapi tetap bersatu, itu jauh lebih baik daripada kita menang tapi kemudian bercerai berai. Persaudaraan adalah karunia Allah yang tidak tertandingi setelah iman kepada-Nya.
Seadainya kemudian pilihan syuro itu memang terbukti salah, dengan kesatuan dan keutuhan shaff dakwah, Allah swt. dengan mudah akan mengurangi dampak negatif dari kesalahan itu. Baik dengan mengurangi tingkat resikonya atau menciptakan kesadaran kolektif yang baru yang mungkin tidak akan pernah tercapai tanpa pengalaman salah seperti itu. Bisa juga berupa mengubah jalan peristiwa kehidupan sehingga muncul situasi baru yang memungkinkan pilihan syuro itu ditinggalkan dengan cara yang logis, tepat waktu, dan tanpa resiko. Itulah hikmah Allah swt. sekaligus merupakan satu dari sekian banyak rahasia ilmu-Nya.
Dengan begitu, hati kita menjadi lapang menerima pilihan syuro karena hikmah tertentu yang mungkin hanya akan muncul setelah berlalunya waktu. Dan, alangkah tepatnya sang waktu mengajarkan kita panorama hikmah Ilahi di sepanjang pengalaman dakwah kita.
Keempat, sesungguhnya dalam ketidaksetujuan itu kita belajar tentang begitu banyak makna imaniyah: tentang makna keikhlasan yang tidak terbatas, tentang makna tajarrud dari semua hawa nafsu, tentang makna ukhuwwah dan persatuan, tentang makna tawadhu dan kerendahan hati, tentang cara menempatkan diri yang tepat dalam kehidupan berjamaah, tentang cara kita memandang diri kita dan orang lain secara tepat, tentang makna tradisi ilmiah yang kokoh dan kelapangan dada yang tidak terbatas, tentang makna keterbatasan ilmu kita di hadapan ilmu Allah swt yang tidak terbatas, tentang makna tsiqoh (kepercayaan) kepada jamaah.
Jangan pernah merasa lebih besar dari jamaah atau merasa lebih cerdas dari kebanyakan orang. Tapi, kita harus memperkokoh tradisi ilmiah kita. Memperkokoh tradisi pemikiran dan perenungan yang mendalam. Dan pada waktu yang sama, memperkuat daya tampung hati kita terhadap beban perbedaan, memperkokoh kelapangan dada kita, dan kerendahan hati terhadap begitu banyak ilmu dan rahasia serta hikmah Allah swt. yang mungkin belum tampak di depan kita atau tersembunyi di hari-hari yang akan datang.
Perbedaan adalah sumber kekayaan dalam kehidupan berjamaah. Mereka yang tidak bisa menikmati perbedaan itu dengan cara yang benar akan kehilangan banyak sumber kekayaan. Dalam ketidaksetujuan itu sebuah rahasia kepribadian akan tampak ke permukaan: apakah kita matang secara tarbawi atau tidak. ***
*diambil dari buku Anis Matta: 'Menikmati Demokrasi' (cetakan 1, Juli 2002)
nb: Ustadz Anis memang seorang yang briliant, visioner. Jauh lama sebelum 'hiruk pikuk' prahara jama'ah seperti yang sekarang ini, beliau sudah memberi guide bagi jama'ah ini agar tetap eksis, kokoh dalam menghadapi 'segala kemungkinan yang bakal terjadi'. [admin]
Sumber: http://pkspiyungan.blogspot.com/2009/06/mengelola-ketidaksetujuan-terhadap.html
Senin, 11 April 2011
Print Dokumen Menggunakan Mesin Fotocopy

terkadang dalam beberapa waktu tertentu ada pekerjaan yang mengharuskan kita harus mencetak banyak dokumen yang jumlahnya bukan hanya puluhan atau ratusan lembar, akan tetapi bisa sampai ribuan lembar. hal tersebut tentu akan memakan banyak waktu dan biaya jika mencetak menggunakan printer inkjet. kini ada salah satu cara ampuh untuk mencetak banyak kertas akan tetapi dengan waktu dan biaya yang lebih efisien. yaitu mencetak menggunakan mesin fotocopy. apa bisa ya? tentu saja bisa. bagaimana caranya? ikuti saja langkah-langka berikut:
Cara 1:
1. Buka file "win2k_2k3_xp_vista.exe"
2. Unzip
3. Klik Start Menu -> Control Panel -> Printer and Faxes
4. Pilih "Add a Printer" atau File -> Add Printer
5. Next -> Pilih tipe koneksi printer anda(Local printer/Network printer) - pilih "Local... printer attached to this computer" - biarkan tanda centang pada "Automatically Detect...",NEXT - jika ditemukan mesin copier iR5000-6000 maka lanjut.
6.- jika tidak ditemukan, NEXT, kemudian pilih Port yg menghubungkan copier dgn PC;
a. bila menggunakan kabel paralel(LPT1) socket besar, pilih "LPT1:(Recommended Printer Port)" NEXT
b. bila menggunakan kabel network(LAN) socket kecil, pilih "Create a new port", pilih "Standard TCP/IP Port",NEXT
c. kemudian muncul "Add Standard TCP/IP Printer Port Wizard", NEXT isikan Printer Name or IP Address dengan IP pada mesin foto kopi iR anda.(ex:192.168.0.3) NEXT, NEXT lagi, FINISH
d. Pilih Canon pada Manufacturer, pada Printer cari & pilih "Canon iR5000-6000 PCL5e" bila tidak ditemukan, klik "Have Disk", kemudian ganti folder A:\ menjadi C:\Canon, OK kemudian pilih "Canon iR5000-6000 PCL5e", NEXT, pilih "Keep existing driver", NEXT beri nama pada Printer name terserah Anda (ex:iR6000) pilih "Yes" jika ingin dijadikan Default Printer, NEXT pilih "Do not share this printer" jika tidak ingin di sharing, NEXT jangan mencoba print test page bila mesin foto kopi belum di setting, NEXT, FINISH.
e. setting IP mesin foto kopi Anda dan samakan IP-nya dgn Printer port yang Anda buat tadi, Langkah-langkah setting IP pada mesin foto kopi :
1. Tekan *(bintang) / Additional Function -> System Setting ->Network Setting
2. Pilih TCP/IP -> IP Address, isikan sama dgn Printer Port yg Anda buat tadi(ex:192.168.0.3)
3. OK.
f. tes ping dari mesin foto kopi dgn menggunakan fungsi Ping Command, masukkan IP Computer Anda (ex:192.168.0.1) akan muncul "RESPONSE FROM HOST" jika koneksi sudah terhubung, bila muncul "NO RESPONSE FROM HOST" maka coba Restart mesin foto kopi Anda.(mati kemudian nyalakan lagi) sampai koneksi benar2 terhubung. g. bila koneksi sudah terhubung, buka window Printer and Faxes lagi, klik kanan pada item "iR6000", pilih Properties. Pilih Tab "Device Settings", klik tombol "Get Device Status" sampai muncul pesan "Got Device Information"
h. kembali ke Tab General, kemudian klik tombol "Print Test Page", bila hasil Test Page keluar, maka mesin foto kopi sudah siap dipakai. Bila tidak, ulangi mulai dari poin a 6. Gunakan file pada folder "C:\Canon" untuk mengenali dan menginstalasi driver iR5000-6000 (iR5000-6000 pcl5e)
Cara 2:
1. Sambungkan mesin pada PC terlebih dahulu, kemudian Windows akan mendeteksi iR5000-6000, dan akan muncul message di System Tray(pojok kanan bawah)
2. Klik Message Balloon tersebut/tunggu sampai ada pesan instalasi
3. Windows akan meminta driver untuk mengenali mesin foto kopi iR5000-6000
4. Buka file "win2k_2k3_xp_vista.exe"
5. Unzip
6. Buka folder "C:\Canon" dan gunakan "iR5000-6000 pcl5e" sebagai driver mesin foto kopi Anda. Untuk Sofwarenya Silahkan Klik
Jumat, 08 April 2011
serial number Windows 7
Windows 7 Ultimate x86/x64
FJGCP-4DFJD-GJY49-VJBQ7-HYRR2 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2Y4WT-DHTBF-Q6MMK-KYK6X-VKM6G (ASUS)
342DG-6YJR8-X92GV-V7DCV-P4K27 (DELL)
22TKD-F8XX6-YG69F-9M66D-PMJBM (IBM-LENOVO / OLD)
6K2KY-BFH24-PJW6W-9GK29-TMPWP (IBM-LENOVO / NEW)
49PB6-6BJ6Y-KHGCQ-7DDY6-TF7CD (SAMSUNG)
Windows 7 Professional x86/x64
YKHFT-KW986-GK4PY-FDWYH-7TP9F (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2WCJK-R8B4Y-CWRF2-TRJKB-PV9HW (ASUS)
32KD2-K9CTF-M3DJT-4J3WC-733WD (DELL)
PT9YK-BC2J9-WWYF9-R9DCR-QB9CK (FUJITSU)
237XB-GDJ7B-MV8MH-98QJM-24367 (IBM-LENOVO)
74T2M-DKDBC-788W3-H689G-6P6GT (HP-COMPAQ)
GMJQF-JC7VC-76HMH-M4RKY-V4HX6 (SAMSUNG)
H9M26-6BXJP-XXFCY-7BR4V-24X8J (SONY)
862R9-99CD6-DD6WM-GHDG2-Y8M37 (N/A)
Windows 7 Home Premium x86/x64
VQB3X-Q3KP8-WJ2H8-R6B6D-7QjB7 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
38JTJ-VBPFW-XFQDR-PJ794-8447M (ADVENT)
2QDBX-9T8HR-2QWT6-HCQXJ-9YQTR (ASUS)
7JQWQ-K6KWQ-BJD6C-K3YVH-DVQJG (ASUS Eee)
6RBBT-F8VPQ-QCPVQ-KHRB8-RMV82 (DELL)
C6MHH-TRRPT-74TDC-FHRMV-XB88W (FUJITSU)
27GBM-Y4QQC-JKHXW-D9W83-FJQKD (IBM-LENOVO)
4FG99-BC3HD-73CQT-WMF7J-3Q6C9 (HP-COMPAQ)
CQBVJ-9J697-PWB9R-4K7W4-2BT4J (SAMSUNG)
H4JWX-WHKWT-VGV87-C7XPK-CGKHQ (SONY)
6B88K-KCCWY-4F8HK-M4P73-W8DQG (TOSHIBA)
6GF36-P4HWR-BFF84-6GFC2-BWX77 (TOSHIBA)
2P2P9-CM3F8-FTV6P-PC7CX-8TFF7 (N/A)
Windows 7 Home Basic x86/x64
MB4HF-2Q8V3-W88WR-K7287-2H4CP (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
89G97-VYHYT-Y6G8H-PJXV6-77GQM (ASUS)
36T88-RT7C6-R38TQ-RV8M9-WWTCY (DELL)
DX8R9-BVCGB-PPKRR-8J7T4-TJHTH (HP-COMPAQ)
22MFQ-HDH7V-RBV79-QMVK9-PTMXQ (IBM-LENOVO)
2P6PB-G7YVY-W46VJ-BXJ36-PGGTG (SAMSUNG)
Windows 7 Starter x86/x64
RDJXR-3M32B-FJT32-QMPGB-GCFF6 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
6K6WB-X73TD-KG794-FJYHG-YCJVG (ASUS)
36Q3Y-BBT84-MGJ3H-FT7VD-FG72J (DELL)
273P4-GQ8V6-97YYM-9YTHF-DC2VP (IBM-LENOVO)
RH98C-M9PW4-6DHR7-X99PJ-3FGDB (HP-COMPAQ)
2XGHP-9TQK2-8CF28-BM2P2-8FRX8 (NOKIA)
TGBKB-9KBGJ-3Y3J6-K8M2F-J2HJQ (TOSHIBA)
FJGCP-4DFJD-GJY49-VJBQ7-HYRR2 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2Y4WT-DHTBF-Q6MMK-KYK6X-VKM6G (ASUS)
342DG-6YJR8-X92GV-V7DCV-P4K27 (DELL)
22TKD-F8XX6-YG69F-9M66D-PMJBM (IBM-LENOVO / OLD)
6K2KY-BFH24-PJW6W-9GK29-TMPWP (IBM-LENOVO / NEW)
49PB6-6BJ6Y-KHGCQ-7DDY6-TF7CD (SAMSUNG)
Windows 7 Professional x86/x64
YKHFT-KW986-GK4PY-FDWYH-7TP9F (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
2WCJK-R8B4Y-CWRF2-TRJKB-PV9HW (ASUS)
32KD2-K9CTF-M3DJT-4J3WC-733WD (DELL)
PT9YK-BC2J9-WWYF9-R9DCR-QB9CK (FUJITSU)
237XB-GDJ7B-MV8MH-98QJM-24367 (IBM-LENOVO)
74T2M-DKDBC-788W3-H689G-6P6GT (HP-COMPAQ)
GMJQF-JC7VC-76HMH-M4RKY-V4HX6 (SAMSUNG)
H9M26-6BXJP-XXFCY-7BR4V-24X8J (SONY)
862R9-99CD6-DD6WM-GHDG2-Y8M37 (N/A)
Windows 7 Home Premium x86/x64
VQB3X-Q3KP8-WJ2H8-R6B6D-7QjB7 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
38JTJ-VBPFW-XFQDR-PJ794-8447M (ADVENT)
2QDBX-9T8HR-2QWT6-HCQXJ-9YQTR (ASUS)
7JQWQ-K6KWQ-BJD6C-K3YVH-DVQJG (ASUS Eee)
6RBBT-F8VPQ-QCPVQ-KHRB8-RMV82 (DELL)
C6MHH-TRRPT-74TDC-FHRMV-XB88W (FUJITSU)
27GBM-Y4QQC-JKHXW-D9W83-FJQKD (IBM-LENOVO)
4FG99-BC3HD-73CQT-WMF7J-3Q6C9 (HP-COMPAQ)
CQBVJ-9J697-PWB9R-4K7W4-2BT4J (SAMSUNG)
H4JWX-WHKWT-VGV87-C7XPK-CGKHQ (SONY)
6B88K-KCCWY-4F8HK-M4P73-W8DQG (TOSHIBA)
6GF36-P4HWR-BFF84-6GFC2-BWX77 (TOSHIBA)
2P2P9-CM3F8-FTV6P-PC7CX-8TFF7 (N/A)
Windows 7 Home Basic x86/x64
MB4HF-2Q8V3-W88WR-K7287-2H4CP (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
89G97-VYHYT-Y6G8H-PJXV6-77GQM (ASUS)
36T88-RT7C6-R38TQ-RV8M9-WWTCY (DELL)
DX8R9-BVCGB-PPKRR-8J7T4-TJHTH (HP-COMPAQ)
22MFQ-HDH7V-RBV79-QMVK9-PTMXQ (IBM-LENOVO)
2P6PB-G7YVY-W46VJ-BXJ36-PGGTG (SAMSUNG)
Windows 7 Starter x86/x64
RDJXR-3M32B-FJT32-QMPGB-GCFF6 (ACER/GATEWAY/PACKARD BELL)
6K6WB-X73TD-KG794-FJYHG-YCJVG (ASUS)
36Q3Y-BBT84-MGJ3H-FT7VD-FG72J (DELL)
273P4-GQ8V6-97YYM-9YTHF-DC2VP (IBM-LENOVO)
RH98C-M9PW4-6DHR7-X99PJ-3FGDB (HP-COMPAQ)
2XGHP-9TQK2-8CF28-BM2P2-8FRX8 (NOKIA)
TGBKB-9KBGJ-3Y3J6-K8M2F-J2HJQ (TOSHIBA)
Senin, 19 Juli 2010
ISLAM DAN BAHASA KOMPUTER
Tulisan ini sebenarnya merupakan hasil pikiran saya beberapa saat yang lalu, tepatnya ketika awal-awal duduk dibangku perguruan tinggi. Ini muncul ketika ada saat-saat tertentu dalam perkuliahan, saya menemukan keterkaitan antara islam dan bahasa komputer. Walapun yang saya dapatkan itu merupakan keterkaitan yang relatif kecil, tetapi intinya adalah keterkatian antara islam dan bahasa komputer itu sendiri.
Islam mengajarkan kita untuk menuntut ilmu, dan itu merupakan sebuah kewajiban. Banyak dalil-dalil yang menunjukan kewajiban menuntut ilmu. Selain itu banyak keutamaan dari menuntut ilmu. Salah satunya dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11. Artinya : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dengan kata lain cakupan ilmu dalam islam itu sangat luas, tidak hanya ilmu-ilmu syariah saja kan tetapi ilmu-ilmu umum juga. Salah satunya adalah ilmu komputer.
Mungkin orang berpikir apa keterkaitan antara islam dan komputer, antara agama dan sebuah benda elektronik. Namun ketika ditelusuri, justru dalam sebuah komputer cara kerjanya justru selaras dan bahkan mirip dengan nilai-nilai islam. Mungkin ini merupakan sebuah hal yang mustahil, tapi itulah kenyataanya.
Pertama yang akan menjadi pokok pembahasan adalah bahwa sesunggunnya dalam komputer itu hanya menganal dua kondisi. Kedua kondisi tersebut adalah hidup dan mati, dan dilambangkan dengan dua angka yang disebut dengan angka biner yaitu 1 dan 0. Terus apa keterkaitan antara angka 1 dan 0 dengan nilai silam? Nah disinilah letak keterkaitan tersebut.
Dalam islam ada namanya konsep tauhid, sebuah konsep yang menjadi pondasi dasar dari tegaknya agama islam. Konsep tersebut terletak dalam sebuah kalimat yaitu Laa Ilaha Illallah yang artinya tiada Tuhan selain Allah. Jika kita konversikan kalimat tersebut kedalam angka maka akan menghasilkan angka 1 dan 0. Mengapa bisa seperti itu?
Sekarang kita akan mencoba mengurai mengapa kalimat Laa Ilaha Illallah yang memiliki arti tiada Tuhan selain Allah bisa menjadi anga 1 dan angka 0. Ketika berbicara kata tiada, maka akan terbayang sesuatu yang hampa, sesuatu yang kosong. Sebab kata tiada merupakan kata yang berarti tidak mengandung atau terdapat sesuatu. Dan dalam analogi angka, sesuatu yang kosong selalu merupakan angka 0. Jadi kata Laa dalam kalimat tersebut jika dirubah ke angka akan menjadi angka 0.
Selanjutnya dari kalimat Laa Ilaha Illallah yang mengandung makna dalam sebuah angka adalah kata Illah yang berarti kecuali. Kata kecuali dalam posisinya sebagai bagian dari sebuah kalimat selalu menunjukan arti satu-satunya, yaitu satu yang berbeda dengan lainnya. Salah satu yang memiliki perbedaan yang mendasar dari yang lainnya. Dalam hal ini ketika dikonversikan dalam sebuah angka maka kata kecuali disimbolkan dengan angka 1.
Hal kedua yang menjadi persamaan antara konsep islam dan bahasa komputer adalah tentang arah atau alur pembacaan sebuah kata atau kalimat. Dalam bahasa latin, pembacan huruf yang membentuk kata maupun kalimat dalam pembacaannya selalu berarah dari kiri ke kanan. Berbeda dengan huruf latin, hruf arab yang merupakan huruf dalam bahasa Al-quran justru pembacaannya dari arah kanan ke kiri. Begitu juga dengan bahasa komputer, pembacaan angka biner yaitu angka 1 dan 0 tadi pembacaanya selalu dan hanya dari satu arah yaitu dari arah kanan ke kiri. Jika hal tersebut tidak berlaku, niscaya sebuah komputer tidak akan hidup. Jadi dalam hal alur pembacaan, bahasa komputer alur pembacaanya sama dengan bahasa arab yang merupakan bahasa Al-quran.
Hal terakhir yang menjadi keterkaitan antara islam dengan bahsa komputer adalah bahwa sesugguhnya komputer itu berjalan dan bekerja menggunakan sebuah langka-langka sistematis dengan menggunakan logika dalam pemecahan masalah. Langka sitematis tersebut disebut dengan nama Algoritma. Sedangkan algoritma dalam sejaharahnya ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim yang bernama Muhammad ibn Musa Al-Khawarizmi. Bahkan nama algoritma sendiri sesungguhnya diambil dari nama Al-Khawarismi yang diruabh ke dalam bahasa latin. Karena algoritma merupakan pemecahan maslah dengan mneggunakan logika, ini sejalan dengan konsep islam yang tidak semata-mata mengadalkan wahyu. Akan tetapi islam juga menggunakan akal dalam hal ini logika untuk merunut semua akar yang ada didalamnya. Karena sesugguhnya islam adalah agama yang diturunkan kepada orang-orang yang berakal (menggunakan logika).
Secara keseluruhan, bahwa sesungguhnya islam tidak hanya terkait dengan hal-hal yang bersifat syariah saja. Akan tetapi keterkaitan islam sangat luas mencakup ragam bentuk dan warna kehidupan. Salah satunya sesuatu yang berbetuk digital seperti komputer. Dan saya yakin, itu bukanlah sebuah hal yang kebetulan. Suatu saat nanti ada hal-hal yang berbau digital yang lebih canggih akan ada keterkatian dengan nilai atau bentuk islam.
Percetakan Mitra, Luwuk.
19-7-2010, 23.44 Wita
Islam mengajarkan kita untuk menuntut ilmu, dan itu merupakan sebuah kewajiban. Banyak dalil-dalil yang menunjukan kewajiban menuntut ilmu. Selain itu banyak keutamaan dari menuntut ilmu. Salah satunya dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11. Artinya : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dengan kata lain cakupan ilmu dalam islam itu sangat luas, tidak hanya ilmu-ilmu syariah saja kan tetapi ilmu-ilmu umum juga. Salah satunya adalah ilmu komputer.
Mungkin orang berpikir apa keterkaitan antara islam dan komputer, antara agama dan sebuah benda elektronik. Namun ketika ditelusuri, justru dalam sebuah komputer cara kerjanya justru selaras dan bahkan mirip dengan nilai-nilai islam. Mungkin ini merupakan sebuah hal yang mustahil, tapi itulah kenyataanya.
Pertama yang akan menjadi pokok pembahasan adalah bahwa sesunggunnya dalam komputer itu hanya menganal dua kondisi. Kedua kondisi tersebut adalah hidup dan mati, dan dilambangkan dengan dua angka yang disebut dengan angka biner yaitu 1 dan 0. Terus apa keterkaitan antara angka 1 dan 0 dengan nilai silam? Nah disinilah letak keterkaitan tersebut.
Dalam islam ada namanya konsep tauhid, sebuah konsep yang menjadi pondasi dasar dari tegaknya agama islam. Konsep tersebut terletak dalam sebuah kalimat yaitu Laa Ilaha Illallah yang artinya tiada Tuhan selain Allah. Jika kita konversikan kalimat tersebut kedalam angka maka akan menghasilkan angka 1 dan 0. Mengapa bisa seperti itu?
Sekarang kita akan mencoba mengurai mengapa kalimat Laa Ilaha Illallah yang memiliki arti tiada Tuhan selain Allah bisa menjadi anga 1 dan angka 0. Ketika berbicara kata tiada, maka akan terbayang sesuatu yang hampa, sesuatu yang kosong. Sebab kata tiada merupakan kata yang berarti tidak mengandung atau terdapat sesuatu. Dan dalam analogi angka, sesuatu yang kosong selalu merupakan angka 0. Jadi kata Laa dalam kalimat tersebut jika dirubah ke angka akan menjadi angka 0.
Selanjutnya dari kalimat Laa Ilaha Illallah yang mengandung makna dalam sebuah angka adalah kata Illah yang berarti kecuali. Kata kecuali dalam posisinya sebagai bagian dari sebuah kalimat selalu menunjukan arti satu-satunya, yaitu satu yang berbeda dengan lainnya. Salah satu yang memiliki perbedaan yang mendasar dari yang lainnya. Dalam hal ini ketika dikonversikan dalam sebuah angka maka kata kecuali disimbolkan dengan angka 1.
Hal kedua yang menjadi persamaan antara konsep islam dan bahasa komputer adalah tentang arah atau alur pembacaan sebuah kata atau kalimat. Dalam bahasa latin, pembacan huruf yang membentuk kata maupun kalimat dalam pembacaannya selalu berarah dari kiri ke kanan. Berbeda dengan huruf latin, hruf arab yang merupakan huruf dalam bahasa Al-quran justru pembacaannya dari arah kanan ke kiri. Begitu juga dengan bahasa komputer, pembacaan angka biner yaitu angka 1 dan 0 tadi pembacaanya selalu dan hanya dari satu arah yaitu dari arah kanan ke kiri. Jika hal tersebut tidak berlaku, niscaya sebuah komputer tidak akan hidup. Jadi dalam hal alur pembacaan, bahasa komputer alur pembacaanya sama dengan bahasa arab yang merupakan bahasa Al-quran.
Hal terakhir yang menjadi keterkaitan antara islam dengan bahsa komputer adalah bahwa sesugguhnya komputer itu berjalan dan bekerja menggunakan sebuah langka-langka sistematis dengan menggunakan logika dalam pemecahan masalah. Langka sitematis tersebut disebut dengan nama Algoritma. Sedangkan algoritma dalam sejaharahnya ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim yang bernama Muhammad ibn Musa Al-Khawarizmi. Bahkan nama algoritma sendiri sesungguhnya diambil dari nama Al-Khawarismi yang diruabh ke dalam bahasa latin. Karena algoritma merupakan pemecahan maslah dengan mneggunakan logika, ini sejalan dengan konsep islam yang tidak semata-mata mengadalkan wahyu. Akan tetapi islam juga menggunakan akal dalam hal ini logika untuk merunut semua akar yang ada didalamnya. Karena sesugguhnya islam adalah agama yang diturunkan kepada orang-orang yang berakal (menggunakan logika).
Secara keseluruhan, bahwa sesungguhnya islam tidak hanya terkait dengan hal-hal yang bersifat syariah saja. Akan tetapi keterkaitan islam sangat luas mencakup ragam bentuk dan warna kehidupan. Salah satunya sesuatu yang berbetuk digital seperti komputer. Dan saya yakin, itu bukanlah sebuah hal yang kebetulan. Suatu saat nanti ada hal-hal yang berbau digital yang lebih canggih akan ada keterkatian dengan nilai atau bentuk islam.
Percetakan Mitra, Luwuk.
19-7-2010, 23.44 Wita
Rabu, 16 Juni 2010
Kesaan saat mas Habib berada di Luwuk
tiga hari mungkin bisa dikatakan adalah hari yang sangat panjang untuk ukuran sebuah waktu. akan tetapi bagi Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), waktu tiga hari adalah sebuah waktu yang pendek untuk melaksanakan sebuah hajatan besar. hajatan yang dimaksud adalah ketika Habiburrahman El Shirazy sang penulis novel fenomenal Ayat-Ayat Cinta & Ketika Cinta Bertasbih bertandang ke Luwuk.
Kegiatan intinya datang ke Luwuk adalah untuk mengisi seminar akbar FSLDK yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2010 di Gedung Dharma Wanita Luwuk. waktu tersebut amatlah terasa begitu pendek manakala apa yang kita dapatkan dari Kang Abik (nama panggilan dari Habiburrahman El Shirazy) begitu sedikit untuk menggali potensi yang ada di dalam dirinya. sebab tidak cukup hanya sehari dua hari untuk "menikmati" orang yang sesungguhnya dibanding yang kita dapatkan dari karya-karyanya.
hal itu saya rasakan sendiri, sebab tidak sepenuhnya bisa lebih dekat dengan beliau. akan tetapi ada momen tertentu, walaupun itu sangat singkat tapi bisa belajar banyak dari seorang sastrawan besar Indonesia dekade ini.
yang sangat jadi perhatian besar bagi saya, dan itu mungkin tidak disadari oleh teman-teman yang lain dari panitia, adalah Kang Abik tidak bisa berkonsentrasi untuk membuat skenario sinetron yang sedang dikejar di saat-saat beliau sedang butuh ketenangan.
contohnya adalah kita semua dari panitia secara bersama-sama dengan kang Abik berkunjung ke Uwedikan Kecamatan Luwuk Timur. awal-awal ketika beliau berada disana nampak sangat menikmati betul keadaan karena Mas Babib saat itu lagi memancing ikan di karamba milik salah satu ikhwa kita.
akan tetapi setelah itu keadaan makin berubah saat Kang Abik memainkan jari-jemarinya diatas laptop untuk membuat skenario sinetron yang akan tayang di bulan Ramadan mendatang. pada saat beliau sedang asyik mengetik, maka satu persatu dari panitia juga sedang asyik berfoto dibelakang mas Habib. hal inilah yang menurut saya membuat mas habib terganggu sehingga pekerjaan membuat skenario agak sedikit terhambat. tapi mungkin itu bisa menjadi bahan pengertian bagi saya atas apa yang teman-teman panitia lakukan, karena pada hakikatnya mereka pun ingin merasakan momen berharga ketika Mas Habib berada di dekat mereka.
inti dari semua itu adalah saya bisa bersyukur, dari sebuah jamaah yang diisi oleh anak-anak muda aktivis dakwah kampus, bisa sukses menyelenggarakan sebuah hajatan akbar dengan mendatangkan seorang tokoh nasional Indonesia dibidang sastra sekelas Habiburrahman El Shirazy.
Langganan:
Postingan (Atom)